Home » » Apakah Terapi Wicara dan Bahasa?

Apakah Terapi Wicara dan Bahasa?

Slb Am | 00.40.00 | 0 komentar

Apakah Terapi Wicara dan Bahasa?
Oleh Anthony B DeFeo, PhD
Introduksi
Anak anda akan didaftarkan untuk mengikuti terapi wicara dan bahasa. Artikel ini akan membantu anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah terapi? Bagaimana terapi membantu anak anda? Bagaimana anda memilih penataan terbaik terapi bagi anak anda.

Evaluasi adalah dasar terapi
Evaluasi yang baru saja selesai dan anda terima tentang anak anda adalah langkah pertama terapi. Evaluasi mencakup observasi cermat dan pemeriksaan (terdiri atas serangkaian tes) kemampuan wicara dan bahasa anak anda. Dari observasi dan pemeriksaan ini, terapis wicara akan mengembangkan rencana penanganan untuk memenuhi kebutuhan khusus anak anda. Sepanjang jalan terapi, pengetesan akan dilakukan untuk mengukur kemajuan dan menetapkan tujuan-tujuan baru untuk pelajaran-pelajarannya. Evaluasi yang tepat adalah bagian penting dari terapi.

Terapi adalah suatu proses
Terapi wicara dan bahasa mencakup serangkaian aktivitas-aktivitas untuk memenuhi tujuan-tujuan spesifik. Biasanya tujuan ini dicapai setelah
dijalani berkesinambungan atau terus-menerus. Jarang sekali terjadi ketrampilan komunikasi berubah dalam satu atau dua sesi terapi.
Panjang terapi kenyataannya tidak dapat diperkirakan. Biasanya makin serius masalah perkembangan anak anda, makin lama perioda terapi yang ia perlukan. Bukan berarti anak akan gagal berkembang. Anda boleh jadi melihat perkembangan yang segera nampak. Lalu perioda kemajuan mulai berlangsung dalam tahap-tahap kecil. Atau anak memperlihatkan kemajuan sejak awal. Atau tiba-tiba perkembangan melonjak sepanjang terapi. Kecepatan dan pola perkembangan berbeda untuk tiap anak. Camkan hal ini baik-baik.

Prosedur-prosedur terapi
Ada banyak cara sukses untuk menangani gangguan komunikasi. Prosedur-prosedur ini mempunyai beberapa faktor yang sama:
1.Anak anda akan belajar ketrampilan baru. Tergantung dari sifat gangguan yang dialaminya, anak akan diminta untuk:
  1. belajar perilaku-perilaku baru, misalnya melafalkan suara wicara tertentu.
  2. Memodifikasi perilaku yang mengganggu komunikasi (misalnya dengan mengurangi kecepatan bicara atau kekerasan suara)
  3. Mempelajari kembali ketrampilan yang hilang akibat didapatnya gangguan komunikasi.
  4. Memperbaiki bicara melalui stimulasi otot dan mengkombinasi latihan motorik bicara melalui prosedur medik seperti pembedahan dan pemasangan alat-alat dental (gigi)
  5. Tambahan untuk komunikasi oral dengan macam-macam alternatif komunikasi non-wicara, misalnya bahasa isyarat, atau instrumentasi elektronika untuk mensintesa suara bicara.
2.Terapi wicara dan bahasa berproses dalam langkah-langkah kecil
Terapi didasarkan pada rencana berurut yang cermat. Terapis wicara akan memilih ketrampilan komunikasi utama yang diajarkan dalam beberapa cara: ’drill’ dan latihan, interaksi bermain, atau percakapan.
Kesulitan anak untuk berespon secara bertahap akan meningkat. Jadi anak diminta berlatih memakai kata tunggal sebelum penggunaan frasa atau kalimat. Terapis wicara dengan cermat dan hati-hati akan ’memberi hadiah’ (reward) respon-respon yang benar. Anak akan diberitahu dengan jelas tentang respon apa yang benar dan apa yang tidak. Ini disebut umpan balik, yang akan membantu anak dalam proses belajar. Terapi diprogram dalam langkah-langkah kecil sehingga anak akan menerima banyak ’hadiah’, terutama pada awalnya. Secara bertahap, anak akan tertantang untuk maju dan meningkatkan ketrampilan wicara dan bahasanya.
3.Terapis wicara akan mengembangkan relasi dengan anak anda. Anak akan menerima dan mengikuti pelajaran dengan baik jika lingkungannya hangat dan mendukung jalannya proses belajar. Terapis akan memakai permainan, hadiah / ’reward’, aktivitas-aktivitas bermain untuk menjaga rasa tertarik anak dan mendorong / menstimulasi agar ia belajar.
4.Orang tua adalah peran kunci (terpenting) dalam proses terapi
Sebagai orang tua, anda mungkin akan diminta membantu mengamati anak di luar sesi terapi dan juga membantu anak berlatih di rumah. Kadang anda akan perlu belajar bagaimana berespon terhadap pelbagai kesulitan berkomunikasi. Mungkin anda diminta belajar bagaimana menjadi contoh / model dari bentuk-bentuk bicara dan bahasa bagi anak anda. Terapis wicara akan mempersiapkan anda untuk aktivitas-aktivitas ini dengan cara menyediakan informasi, tuntunan / petunjuk umum, atau pelatihan ketrampilan spesifik. Anda juga dapat membantu dengan memastikan kehadiran anak anda pada sesi-sesi terapi. Yang terpenting, anda dapat memberi contoh sikap positif terhadap proses terapi.

Frekuensi dan panjang sesi terapi.
Seberapa sering anak hadir mengikuti terapi tergantung pada usia anak, sifat dan keparahan gangguan, pertimbangan biaya dan tersedianya layanan. Para ahli setuju bahwa satu sesi per minggu sering tidak cukup, karena anak akan sulit mengingat apa yang dipelajari. Paling umum, anak ikut 2 – 3 sesi per minggu. Untuk beberapa gangguan bicara seperti gagap dan problem artikulasi tertentu, penanganan tiap hari hasilnya paling sukses. Hasilnya lebih cepat dan permanen. Tapi program intensif seperti ini jarang tersedia, kecuali di sekolah-sekolah umum (di AS).
Panjang sesi juga bervariasi. Untuk anak usia pra-sekolah, mungkin sesi terapi cukup 30 menit. Sesi bisa sejam bila dalam kelompok. Untuk anak yang lebih besar, sesi bisa 45-60 menit.

Penataan terapi
Orang tua mempunyai pilihan dimana mencari layanan terapi wicara dan bahasa. Di Amerika Serikat, sekolah umum menyediakan terapi wicara dan bahasa untuk anak usia sekolah. Beberapa negara bagian menyediakan program untuk anak usia pra-sekolah. Rumah sakit besar menyediakan program ini. Klinik di perguruan tinggi adalah pilihan lainnya.
Di Indonesia, terutama di kota besar, terdapat rumah-sakit dan klinik swasta yang  kini sudah menyediakan layanan terapi wicara. Pada kasus-kasus tertentu, layanan di rumah dapat dilaksanakan. Biaya tentu bervariasi.

Daftar istilah:
Artikulasi– produksi suara wicara
Bahasa isyarat – komunikasi dengan sistem isyarat lebih daripada bahasa tutur
Evaluasi - observasi cermat dan pengetesan atas kemampuan wicara dan bahasa.
Hadiah – reinforce – memberi hadiah untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan.
Model – menyediakan contoh benar bagi anak untuk bisa ditiru.
Papan komunikasi – bantuan untuk orang-orang dengan kesulitan bicara. Papan terdiri atas gambar atau angka, huruf yang mewakili suatu kata. Orang tsb akan menunjuk gambar untuk menyatakan keinginan / menyampaikan berita.


Sumber: Parent Articles – Enhance Parent Involvement in Language Learning – edited by Margaret Schrader, PhD, CCC-SLP.
Contact Persons:
Share this article :

0 komentar:

DOWNLOADS BUKU

ABBASS »

KURIKULUM

RAKHMAT »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SLB Ananda Mandiri - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger